Thursday, September 1, 2016

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli di Indonesia

Pengertian Sejarah

Sebelum membicarakan konsep berpikir diakronis, sinkronis, ruang dan waktu dalam sejarah, sebaiknya kita membicarakan lebih dahulu pengertian sejarah itu sendiri. Paling tidak merupakan pemahaman awal untuk memahami sejarah yang akan kita pelajari.

Istilah "Sejarah" berasal dari bahasa Arab, yaitu "syajaratun" yang berarti pohon. Pengertian pohon di sini adalah "pohon keluarga" atau asal usul atau silsilah, atau diartikan pula sebagai adanya suatu kejadian, perkembangan tentang suatu peristiwa dalam suatu kesinambungan.

Perhatikan pengertian sejarah menurut para ahli berikut ini :

  1. Ismaun : Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan tentang rangkaian kejadian yang berkualitas pada masyarakat manusia dengans segala aspeknya serta proses gerak perkembangannya kontinu dari awal sejarah hingga saat ini yang berguna bagi pedoman kehidupan masyarakat manusia sekarang serta arah cita-cita masa depan.
  2. Muhammad Yamin : Sejarah adalah ilmu pengetahuan dengan umumnya yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penafsiran. Kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang lampau, yaitu susunan hasil penyelidikan bahan-bahan tulisan atau tanda-tanda yang lain.
  3. Ruslan Abdulgani : Sejarah adalah salah satu bidang ilmu yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan dimasa lampau beserta segala kejadian-kejadiannya dengan maksud untuk menilai secara kritis seluruh hasil penelitian tersebut yang akhirnya dijadikan perbendaharaan pedoman bagi penelitian dan penentuan keadaan sekarang serta arah program masa depan.
  4. Husiono dan P.K. Poerwantana : Sejarah adalah gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang dialami manusia, disusun secara ilmiah, meliputi urutan waktu, diberi tafsiran dan analisi kritis sehingga mudah dimengerti dan dipahami.
  5. Sartono Kartodirdjo : Sejarah merupakan berbagai bentuk penggambaran pengalaman kolektif pada masa lampau.
Load disqus comments

0 comments